Jodoh dipertanyakan, disiapkan, tetapi maut sering diabaikan. Biar adil, kita inget dua2nya. Siaaaaaap? #JodohMaut
1. Allah menjadikan bagimu pasangan dr jenismu sendiri, &menjadikan anak&cucu dari pasanganmu... (An Nahl 72)
2. Dalam ayat lain, Allah menegaskan, "Innallaha laa yukhliful mi'ad" »» Allah tidak menyalahi janji.
3. Tidak sedikit di antara kita yang belum berhenti bertanya2, di manakah pasangan saya? Tulang rusuk? Imam?
4. Dimana... Dimana... Dimana... Ku harus mencari kemana...??? *TingTingModeOn :D
5. Jawabannya: jodoh di tangan Tuhan, bukan di tangan Mbah, Mama loren, atau presiden. *ini bukan alamat palsu.
6. Setelah mendapat jawaban demikian, apakah kegalauanmu luntur? Atau mendadak damai sedamai pantai yg memutih? ☺
7. Belum puas? Makanya, jgn kemana-mana, ikutin terus TL#NH #JodohMaut kira2 bahas apa ya, insya Allah kegalauanmu sirna
8. Wajar, manusiawi, fitrah insani, kala usia kian menua, kita akan bertanya2, kok jodohku masih misteri yah?
9. Ini dia »» Jika diibaratkan, jodoh seperti maut. Dijanjikan kejadiannya tiada yg tahu kapan waktu kedatangannya
10. Karakter mutlak dari maut: jika sudah datang tak dapat diakhirkan, jika terlambat tak dapat disegerakan.
11. Gaib segaib-gaibnya. Unpredictable. Benar-benar di tanganNya hal ini di rahasiakan.
12. Misal: seseorang dilanda sakit kronis bertahun2, penyakitnya merongrong 24 jam/hari, 7 hari/pekan, 30 hari/bln, 12 bln/th...
13. Vonis dokter usianya tidak akan lama lagi, atau bahkan keluarga yg merawat mengharapkan demikian
14. Realita, bisa jadi penyakit semakin parah, usia masih bertambah. Maut tak kunjung menjemput. Unpredictable.
15. Or dlm kondisi lain, seseorang yg nampak segar bugar, tiba2 disambar maut mendahului si sakit yg sekian lama terbaring.
16. Kematian, walau dgn suara lantang diseru2 agar dia datang, jika Pemiliknya tak menghendaki, tak mungkin dia datang
17. Kematian, kendati pun kita berada dlm benteng kokoh, ia tetap akan menghampiri walau kita tak menghendaki.
18. Dptkah kita memberi tahu sahabat terdekat, atau diri kita saja, kapan maut akan menjemput agar bersiap? Tidak
19. Begitu pula dengan jodoh. Adakah di antara kita yang tahu siapa dipasangkan dengan siapa?
20. atau, adakah di antara kita yang dapat mengabarkan dengan pasti kapan jodoh akan menjemput dia yang menanti?
21. Tidak. Tanpa opsi, tanpa essay, tanp kunci jawaban, Kita akan menggeleng tak tahu apa2, tak mengerti mengapa.
22. Prumpamaan dr si sakit yaitu sepasang kekasih yg sudah sekian lama menjalin cinta. Aku jiwamu kamu jiwaku. *tsah!
23. Min, mengapa#pacaran diumpakan dengan sakit kronis? Penderita sakit kronis mengharapkan maut krn itu lebih menyembuhkan.
24.#pacaran » mengharapkan kekasihnya diangkat Tuhan menjadi jodohnya. Bahkan berani mendahului Tuhan dgn memberikan segalanya
25. Orang2 di sekitarnya mungkin akan menduga bahwa sepasang kekasih itu akan dipersatukan dalam ikatan halal, kelak.
26. Begitu jg sepasang kekasih tadi, merasa sudah mlakukn pendekatan 'gaet jodoh' timbul fikirn, pacarku jodohku. Pdhl blm tentu
27. 8 tahun berlalu, baik dgn atau tnp alasan, sepasang kekasih berpisah. Berganti kekasih baru, salah satunya menikah
28. Ketika disebarkan undangan, teman2nya terkejut, kok bukan sama pacarnya yah nikahnya? Jawabny: belum jodoh aja
29. Dlm situasi lain, seseorang yg tak mengenal pacaran apalagi menjalani, menikah usia muda, komennya apa? 'Jodohnya gampang ya'
30. Lain lagi...»» ga ada catatan pacaran, usia cukup senior tapi kok belum menikah juga yah? Mkn komennya: jodohnya belum ketemu
31. Lain lagi...»» Si anu wafat membawa status single, apa kata yang ngelayat: jodohnya belum ketemu di dunia. Benar?
32. MISTERIUS. UNPREDICTABLE. Itu sifat asli jodoh.
33. kemampuan kita hanya menebak2, tak pasti. Meskipun demikian adanya, apakah kita tak berkewajiban untuk berikhtiyar?
34. JUSTERU karena tidak pasti itulah makanya kita wajib mengikhtiyarkan total. Sampai titik penghabisan.
35. Ikhtiyar apa yang harus dilakukan? Jika kita tahu pemilik jodoh a/ Tuhan, maka ke pangkuanNyalah kita bersimpuh.
36. Mintalah jodoh dengan dewasa, dengan bahasa pengabdian utuh. Bukan sekedar karena cinta atau kacamata dunia.
37. Lalu nyatakan permintaan kita dalam tindakan, siapkan diri menduduki peran2 yang akan dijabat jika jodoh esok tiba
38. Menjadi istri, suami, ayah, ibu, menantu, siapa yang tidak menginginkan? Namun hanya sedikit yang berhasil.
39. Wanita, mkn mjd istri, mkn mjd Ibu, menantu, silakan cek, sudah sampai mana kesiapannya? Sudah sesuaikah karakternya?
40. Lelaki, mkn mjd suami, ayah, menantu, cek, sudah benar2 pantas? Imam yg akan diikuti ma'mum, bertanggung jawab atas mereka
41. Ibarat lari marathon, di garis start gerombolan, di garis finish hanya hitungan jari. Kurang lebih itulah pernikahan.
42. Ada yang setuju bahwa nikah=ujian? Masih ingat dgn ayat, "jiwa tdk dibebani ujian kecuali sesuai dgn kemampuan"?
43. So, dpt dkatakan, semakin tinggi kemampuan, semakin berat ujian. Nah, ujian seimbang dgn kemampuan, apakah akan terasa berat?
44. Pantaskan, tinggikan kemampuan, siapkan, matangkan... Setuju kan Kesiapan itu bukan pemberian, ia kondisi yg qt usahakan
45. Bagi yg sudah menikah, syukur, pujilah Tuhan, Dia tlh memercayai kita utk menjalani ujian, mnjadikan kta jagoan marathon.
46. kembali kepada maut, jika setelah baca TL#NH maut bertamu, kita pasti akan terhenyak, ayo siap-siap, maut udah mau jemput
47. Mending kalo mautnya namu dulu, kalo tiba2 datang dan kita baru terfikir utk siap2, Oh, udah ga sempat. The show must go on
48. Kebayang apa yang akan terjadi? Kita akan menyesal, kenapa dulu ga siap2, padahal udah dikabarin sama Allah, pasti datang
49. Maka teruslah siaga, demi menyambut peluang yg sudah Allah janjikan. Jgn sampai peluang datang dan kita merasa belum matang
50. Min, kalo ternyata engga datang juga? Mari bertawakkal, berserah dgn sebaik2 pasrah. Allah Maha Kuasa atas segala
51. Kita wajib berikhtiyar, mengusahakan yang terbaik secara total. Ini baik itu baik, do it. Tdk perlu berfikir hasil atau gagal
52. Karena hasil/gagalnya usaha di luar kuasa manusia. Dan Allah menyukai hamba2Nya yg ikhlas dan berprasangka baik kpdNya.
53. Di dalam hadits Qudsi Allah menyatakan, "Aku sebagaimana prasangka hambaKu", kuncinya ada di dalam diri kita sahabat.
54. Biar jodoh ttp mjd misteri Ilahi, jadilah hamba Hebat di hadapNya, kenakan kacamataNya, lepaskan kacamata manusia pd umumnya
55. Tanpa#pacaran jodoh kan tetap datang. Tanpa imam shalat tetap wajib didirikan. Jgn tangguhkan ibadah hingga jodoh di hadapan
56. Sdng hdup brsama jodoh/belum kita hari ini, tetaplah dlm ketaatan, jgn berputus asa, karena jodoh bkn satu2nya balasan
57. Allah menjanjikan surga yg dibawahnya mengalir sungai2 bidadari berkumpul melambai2, istana megah menjulang gagah, mau?
58. Bukankah surga tujuan kita? Lantas mengapa harus berhenti menata diri ketika dirasa jodoh tak datang jua?
59. Pasti, dia datang, tak usah sungkan menghujamkan keyakinan. Tak perlu brfokus pd realita, kalau Allah menghendaki, semua JADI
60. Semoga tweetsnya bermanfaat... Mohon maaf atas kata yang bermuatan khilaf. Semoga Allah menjaga kita dalam taat kepadaNya.
Semoga saya, kamu, kita dimudahkan dalam menjemput dan menjaga Jodoh ya.. Hidup bahagia, menjemput maut dengan mulia. Amiin ya Allah... ^___^,
1. Allah menjadikan bagimu pasangan dr jenismu sendiri, &menjadikan anak&cucu dari pasanganmu... (An Nahl 72)2. Dalam ayat lain, Allah menegaskan, "Innallaha laa yukhliful mi'ad" »» Allah tidak menyalahi janji.
3. Tidak sedikit di antara kita yang belum berhenti bertanya2, di manakah pasangan saya? Tulang rusuk? Imam?
4. Dimana... Dimana... Dimana... Ku harus mencari kemana...??? *TingTingModeOn :D
5. Jawabannya: jodoh di tangan Tuhan, bukan di tangan Mbah, Mama loren, atau presiden. *ini bukan alamat palsu.
6. Setelah mendapat jawaban demikian, apakah kegalauanmu luntur? Atau mendadak damai sedamai pantai yg memutih? ☺
7. Belum puas? Makanya, jgn kemana-mana, ikutin terus TL
8. Wajar, manusiawi, fitrah insani, kala usia kian menua, kita akan bertanya2, kok jodohku masih misteri yah?
9. Ini dia »» Jika diibaratkan, jodoh seperti maut. Dijanjikan kejadiannya tiada yg tahu kapan waktu kedatangannya
10. Karakter mutlak dari maut: jika sudah datang tak dapat diakhirkan, jika terlambat tak dapat disegerakan.
11. Gaib segaib-gaibnya. Unpredictable. Benar-benar di tanganNya hal ini di rahasiakan.
12. Misal: seseorang dilanda sakit kronis bertahun2, penyakitnya merongrong 24 jam/hari, 7 hari/pekan, 30 hari/bln, 12 bln/th...
13. Vonis dokter usianya tidak akan lama lagi, atau bahkan keluarga yg merawat mengharapkan demikian
14. Realita, bisa jadi penyakit semakin parah, usia masih bertambah. Maut tak kunjung menjemput. Unpredictable.
15. Or dlm kondisi lain, seseorang yg nampak segar bugar, tiba2 disambar maut mendahului si sakit yg sekian lama terbaring.
16. Kematian, walau dgn suara lantang diseru2 agar dia datang, jika Pemiliknya tak menghendaki, tak mungkin dia datang
17. Kematian, kendati pun kita berada dlm benteng kokoh, ia tetap akan menghampiri walau kita tak menghendaki.
18. Dptkah kita memberi tahu sahabat terdekat, atau diri kita saja, kapan maut akan menjemput agar bersiap? Tidak
19. Begitu pula dengan jodoh. Adakah di antara kita yang tahu siapa dipasangkan dengan siapa?
20. atau, adakah di antara kita yang dapat mengabarkan dengan pasti kapan jodoh akan menjemput dia yang menanti?
21. Tidak. Tanpa opsi, tanpa essay, tanp kunci jawaban, Kita akan menggeleng tak tahu apa2, tak mengerti mengapa.
22. Prumpamaan dr si sakit yaitu sepasang kekasih yg sudah sekian lama menjalin cinta. Aku jiwamu kamu jiwaku. *tsah!
23. Min, mengapa
24.
25. Orang2 di sekitarnya mungkin akan menduga bahwa sepasang kekasih itu akan dipersatukan dalam ikatan halal, kelak.
26. Begitu jg sepasang kekasih tadi, merasa sudah mlakukn pendekatan 'gaet jodoh' timbul fikirn, pacarku jodohku. Pdhl blm tentu
27. 8 tahun berlalu, baik dgn atau tnp alasan, sepasang kekasih berpisah. Berganti kekasih baru, salah satunya menikah
28. Ketika disebarkan undangan, teman2nya terkejut, kok bukan sama pacarnya yah nikahnya? Jawabny: belum jodoh aja
29. Dlm situasi lain, seseorang yg tak mengenal pacaran apalagi menjalani, menikah usia muda, komennya apa? 'Jodohnya gampang ya'
30. Lain lagi...»» ga ada catatan pacaran, usia cukup senior tapi kok belum menikah juga yah? Mkn komennya: jodohnya belum ketemu
31. Lain lagi...»» Si anu wafat membawa status single, apa kata yang ngelayat: jodohnya belum ketemu di dunia. Benar?
32. MISTERIUS. UNPREDICTABLE. Itu sifat asli jodoh.
33. kemampuan kita hanya menebak2, tak pasti. Meskipun demikian adanya, apakah kita tak berkewajiban untuk berikhtiyar?
34. JUSTERU karena tidak pasti itulah makanya kita wajib mengikhtiyarkan total. Sampai titik penghabisan.
35. Ikhtiyar apa yang harus dilakukan? Jika kita tahu pemilik jodoh a/ Tuhan, maka ke pangkuanNyalah kita bersimpuh.
36. Mintalah jodoh dengan dewasa, dengan bahasa pengabdian utuh. Bukan sekedar karena cinta atau kacamata dunia.
37. Lalu nyatakan permintaan kita dalam tindakan, siapkan diri menduduki peran2 yang akan dijabat jika jodoh esok tiba
38. Menjadi istri, suami, ayah, ibu, menantu, siapa yang tidak menginginkan? Namun hanya sedikit yang berhasil.
39. Wanita, mkn mjd istri, mkn mjd Ibu, menantu, silakan cek, sudah sampai mana kesiapannya? Sudah sesuaikah karakternya?
40. Lelaki, mkn mjd suami, ayah, menantu, cek, sudah benar2 pantas? Imam yg akan diikuti ma'mum, bertanggung jawab atas mereka
41. Ibarat lari marathon, di garis start gerombolan, di garis finish hanya hitungan jari. Kurang lebih itulah pernikahan.
42. Ada yang setuju bahwa nikah=ujian? Masih ingat dgn ayat, "jiwa tdk dibebani ujian kecuali sesuai dgn kemampuan"?
43. So, dpt dkatakan, semakin tinggi kemampuan, semakin berat ujian. Nah, ujian seimbang dgn kemampuan, apakah akan terasa berat?
44. Pantaskan, tinggikan kemampuan, siapkan, matangkan... Setuju kan Kesiapan itu bukan pemberian, ia kondisi yg qt usahakan
45. Bagi yg sudah menikah, syukur, pujilah Tuhan, Dia tlh memercayai kita utk menjalani ujian, mnjadikan kta jagoan marathon.
46. kembali kepada maut, jika setelah baca TL
47. Mending kalo mautnya namu dulu, kalo tiba2 datang dan kita baru terfikir utk siap2, Oh, udah ga sempat. The show must go on
48. Kebayang apa yang akan terjadi? Kita akan menyesal, kenapa dulu ga siap2, padahal udah dikabarin sama Allah, pasti datang
49. Maka teruslah siaga, demi menyambut peluang yg sudah Allah janjikan. Jgn sampai peluang datang dan kita merasa belum matang
50. Min, kalo ternyata engga datang juga? Mari bertawakkal, berserah dgn sebaik2 pasrah. Allah Maha Kuasa atas segala
51. Kita wajib berikhtiyar, mengusahakan yang terbaik secara total. Ini baik itu baik, do it. Tdk perlu berfikir hasil atau gagal
52. Karena hasil/gagalnya usaha di luar kuasa manusia. Dan Allah menyukai hamba2Nya yg ikhlas dan berprasangka baik kpdNya.
53. Di dalam hadits Qudsi Allah menyatakan, "Aku sebagaimana prasangka hambaKu", kuncinya ada di dalam diri kita sahabat.
54. Biar jodoh ttp mjd misteri Ilahi, jadilah hamba Hebat di hadapNya, kenakan kacamataNya, lepaskan kacamata manusia pd umumnya
55. Tanpa
56. Sdng hdup brsama jodoh/belum kita hari ini, tetaplah dlm ketaatan, jgn berputus asa, karena jodoh bkn satu2nya balasan
57. Allah menjanjikan surga yg dibawahnya mengalir sungai2 bidadari berkumpul melambai2, istana megah menjulang gagah, mau?
58. Bukankah surga tujuan kita? Lantas mengapa harus berhenti menata diri ketika dirasa jodoh tak datang jua?
59. Pasti, dia datang, tak usah sungkan menghujamkan keyakinan. Tak perlu brfokus pd realita, kalau Allah menghendaki, semua JADI
60. Semoga tweetsnya bermanfaat... Mohon maaf atas kata yang bermuatan khilaf. Semoga Allah menjaga kita dalam taat kepadaNya.
Semoga saya, kamu, kita dimudahkan dalam menjemput dan menjaga Jodoh ya.. Hidup bahagia, menjemput maut dengan mulia. Amiin ya Allah... ^___^,


0 comments :
Post a Comment