Sunday, March 25, 2012

Forbidden Prayer

Bismillahirahmannirrahim..
Segala puji hanya milik Allah, semoga Allah melindungiku dari kekhilafan dan kealpaan sebagai manusia..

Sungguh aku memohon perlindunganNya saat menulis ini. Ini bukan kali pertama. Bukan. Ini hanya sudah terlalu lama. Sampai aku sesak karnanya.



Tak mampu aku memujinya melebihi pujianku padaMu dan kekasihMu. Lebih lagi ini sungguh bukan waktunya. Memikirkannya saja, disaat aku seharusnya fokus untuk memantaskan diri di hadapanMu, membuatku merasa bersalah padaMu.
Bersalah dan malu.

Ya, malu. Malu akan kekuranganku dan segala dosa2ku dulu, pantaskah aku bahkan hanya memikirkannya saja. Apalagi untuk mengharap ia yang akan Kau berikan untukku menyempurnakan separuh agamaku. Sungguh aku merasa tidak pantas.

Banyak yang lebih baik dan hampir tanpa cela. Jika ia mau, ada ratusan yang bisa melengkapi sepasang bidadarinya.

Sudah terlalu lama ini. Saat aku mencoba menafikkannya, ia malah semakin tumbuh bagai gulma.
Ia menumbuhkan bunga2. Tapi juga membuatnya layu. Memekarkannya lagi. Dibuat layu lagi.

Ada saat pertemuan yang tidak bisa kuhindari. Saat itulah aku mendadak tuli, bisu, dan begitu kehilangan fokus. Takut menatap matanya yang menyiratkan semangat dan begitu 'hidup'. Mata yang diam2 ingin terus kupandangi tanpa rasa bersalah. Tanpa rasa berdosa.

Tidak bisa berkata2. Alih2 berbicara seperti wanita cerdas, aku hanya mendengarnya bicara sesukanya. Menjadi terlihat bodoh karenanya.

Duhai Sang Pemilik Jiwa, Sang Penggenggam Hati...
Engkau yang Maha Tahu bagaimana rasanya lidahku menjadi kelu mendengarnya berkisah tentang rencana masa depannya. Engkau yang Maha Memahami bagaimana aku berharap ada didalam rencananya itu.

Duhai yang Maha Pengasih dan Penyayang. Berkahi aku dengan kasih dan sayangMu agar saat ternyata ia bukan yang Kau takdirkan untukku, aku tak pernah merasa kekurangan karna aku memiliki kasih dan sayangMu.

Duhai yang Maha Memberi Ketetapan. Teguhkan hatiku untuk terus memantaskan diri ini dihadapanMu agar mendapat dia yang Kau tetapkan untukku. Teguhkan hatinya juga ya Rabb. Agar selalu mencintaiMu dan berada di jalanMu, jalan para Mukminin dan Muttaqien.

Jika tak terlarang aku ingin mengangkat kedua tanganku memohon padaMu. Mohon beri ia umur yang panjang dan bermanfaat, beri ia kesehatan dan keselamatan, berikan rezeki yang halal dan berkah untuknya, mudahkan segala urusannya dan lancarkan pekerjaannya, bila memang Kau tetapkan ia untukku, pertemukan kami dengan caraMu yang indah.

Namun jika bukan dia, ya Rabb. Maka hapuskanlah segala kegundahan ini. Lepaskan semua rasa yang tidak pada tempatnya ini. Dan berikan aku kekuatan yang besar untuk menyimpannya hanya untuk dia yang Kau tetapkan.

Duhai yang Maha Pengampun. Ampuni aku jika semua rasa ini terlalu lancang bagiku. Ampuni jika aku bersalah telah membiarkannya tumbuh. Sungguh bukan rasa cinta ini yang salah. Karna ia telah Kau titipkan dalam hati setiap insan. Hanya saja aku telah menyimpannya dan diam2 mengharapkan yang belum halal kumiliki.

Terakhir, lindungi dia ya Rabb. Berikan sebaik2 perlindunganMu untuknya. Dimanapun ia berada. Apapun yang sedang dikerjakannya.

Wallahualam

Published with Blogger-droid v2.0.4

0 comments :